Selain menjanjikan peluang dan kesempatan, pemanfaatan platform digital dalam kegiatan filantropi (kedermawanan sosial) juga memunculkan ragam tantangan dan persoalan. Masyarakat dan donatur mulai mengeluhkan dan melaporkan sejumlah praktik filantropi yang dinilai kurang etis. Persoalan etika ini banyak ditemui pada tahapan kampanye dan penggalangan sumbangan secara digital. Untuk meminimalisir dan mengatasi masalah ini, organisasi dan pegiat filantropi dituntut untuk menerapkan dan menegakkan kode etik dan pedoman terkait kegiatan filantropi di era digital
Read more: Hindari Penyalahgunaan, Kode Etik Donasi Digital Makin Dipertegas
